Rabu, 07 September 2011

lebaran topat

 Masyarakat Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) "menyerbu" pedagang busung atau janur kuning untuk dijadikan bahan ketupat dan jajan bantal, yakni kue yang terbuat dari ketan untuk menghadapi Lebaran Ketupat atau Lebaran Topat.

Lebaran Topat dirayakan masyarakat Lombok seminggu setelah hari Raya Idul Fitri, tepatnya pada Rabu (8/10) dengan memakan ketupat sehari suntuk sebagai penggati nasi.

Pantauan ANTARA di Mataram, Selasa, ibu-ibu membeli janur kuning yang jumlahnya antara 50 lembar hingga 100 lembar dengan harga Rp3.000 per 20 lembar.

Sementara bahan ketupat yang sudah jadi atau sudah dianyam harganya Rp5.000 per 20 biji, sementara pedagang janur kuning membanjiri pasar-pasar tradisional seperti pasar Dasan Agung, Kebun Roek, Ampenan dan pasar Cakranegara.

Pedagang janur kuning datang dari Gunungsari, Kekait, Medas dan Duman, Kabupaten Lombok Barat, dan mereka hanya berjualan hari ini sementara besoknya sudah tidak ada.

Salah seorang pedagang janur kuning, Inaq Saodah (50) asal Medas, mengatakan, harga janur kuning sekarang naik dari dari Rp2.000 per 10 lembar menjadi Rp3.000 per 10 lembar.

Naiknya harga janur kuning karena ongkos orang yang memanjat pohon kelapa cukup mahal, yakni Rp5.000 per pohon padahal sebelumnya hanya Rp2.500 per pohon. "Disamping itu, janur kuning sudah semakin langka, karena pohon kelapa banyak yang ditebang untuk bahan bangunan," katanya.

Kegiatan merayakan Lebaran Topat akan dipusatkan di Desa Batulayar kawasan obyek wisata Senggigi, Lombok Barat dan akan dihadiri Gubernur NTB, KH. M. Zainul Madji dan Wakil Bupat Lombok Barat, H. Izzul Islam.

Kabag Humas Pemprop NTB, Ibu Salim mengatakan, Lebaran Topat kini menjadi tradisi masyarakat Lombok sehingga Dinas Pariwisata NTB memasukkan Lebaran Topat dalam kalender tahunan kegiatan pariwisata daerah.

Masyarakat ramai ke obyek wisata Batu Layar karena sebuah perbukitan di Batu Layar terdapat makam yang konon seorang wali dari Bagdad, Iraq yang meninggal setelah menyebarkan agama Islam di Lombok.

Di makam Batu Layar ini masyarakat berziarah sekaligus Selakaran atau pembacaan barzanji, zikir dan berdoa untuk keselamatan di dunia dan akhirat..
Dan selama hari perayaan ini dari jalan wisata senggi macet total dengan kendaraan yang banyak berkunjung di makam ini .  karna lebaran topat ini juga tempat penghabisan liburan lebaranya sehingga kawasan wisata ini sangat lah penuh dengan wisatawan lokal mau pun manca negara yang menyaksikan  acara ini .. 
Sehingga keramean lebaran topat ini lebih rame dengan  tahun baru . Di mana masya rakat lombok kumpul pada satu tempat sehingga acara ini sangat lah rame .
Tempat- Tempat yang  serig di kunjingi pada hari lebaran ketupat ini  al:
1.Makam batu layar
2. Loang balok
3. Dan makam makam pah lawan lain nya.
Disamping itu, ada pula masyarakat yang "ngurisan" atau cukuran bayi dan tidak luput para pemuda dengan membawa bunga rampai datang ke makam agar diberi jodoh sesuai pasangan yang diinginkan.(ant/ah)
Nah setelah selse acara di makam ini barulah  di pergi sante ketempat wisata yang populer di  pulau lombok ini .
 

Selasa, 23 Agustus 2011

Tete Batu

Tete Batu Desa wisata Tete Batu terletak pada ketinggian 700 meter di atas permukaan laut dengan pemandangan pedesaan yang indah dan udara yang sejuk, bersih dan segar sehingga anda akan merasa rileks dan nyaman, selain itu warga desa ini juga ramah dan bersahabat. Tete batu memiliki akomodasi yang bagus seperti hotel Soedjono dan Green Orry cottage yang dilengkapi dengan restoran. Tinggal di Tete Batu adalah sebuah pilihan yang tepat bila anda masih ingin melanjutkan perjalanan untuk mengunjungi objek wisata lainnya di kaki Gunung Rinjani karena Tete Batu terletak di tengah jalur menuju beberapa objek wisata seperti air terjun Aiktemer, Otak Kokoq, Desa Pringgasela dan Suradadi. Beberapa tour travel memilih desa ini sebagai salah satu temapt peristirahan bagi tamu-tamu mereka
Alam TETE BATU

Air terjun sendang gila

Air terjun Sendang Gila atau yang biasa di sebut sendang gile bagi kebanyakan masyarakat Lombok, air terjun sendang gila berada tepat di bawah gunung rinjani di desa senaru, air terjun ini terdiri dari dua bagian bagian atas dan bagian bawah, air terjun ini bila dari mataram dapat di tempuh melalui dua jalur, jalur pusuk dan jalur senggigi, bila anda melalui jalur pusuk kita akan di suguhi suasana sejuknya hawa pegunungan dan hutan lebat, dan di puncak nya yang biasa di sebut pusuk pas kita dapat melihat banyak monyet yang sudah jinak berkeliaran, biasanya para wisatawan singgah untuk memberi makan kawanan monyet di sekitar pusuk, dan bila kita melalui jalur senggigi kita akan melihat indahnya pantai dan gugusan tiga pulau gili, kedua jalur ini bertemu di desa pamenang. Setelah itu anda akan melewati beberapa desa termasuk pusat pemerintahan Tanjung. Sesampai anda di sendang gila anda hanya membeli tiket masuk seharga Rp2000., dan tiket parkir Rp1000., setelah itu anda akan melewati ratusan anak tangga menuju lokasi air terjun kedua,air terjun kedua ini bentuknya lebih kecil dan air yang jatuh langsung mengalir, berbeda dengan air terjun yang pertama airnya tertampung sehingga membentuk sebuah kolam,suasana di air terjun pertama ini membuat kita ingin segera berendam di airnya yang dingin,jadi kalau anda ada mampir ingin berkunjung ke air terjun sendang gila sempatkan berjalan ke air terjun pertama